Kejar Ketertinggalan Diklat ASN, Pemkab Kukar Gaspol Pelatihan Digital

Pemkab Kukar menggenjot webinar hingga pelatihan daring untuk mengejar pemenuhan target pengembangan kompetensi ASN minimal 20 jam pelajaran per tahun.

Gambar

Adakata.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggenjot peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui berbagai program pelatihan berbasis teknologi informasi. Langkah ini menjadi upaya mengejar ketertinggalan pemenuhan kebutuhan pendidikan dan pelatihan pegawai yang selama ini belum berjalan optimal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan besarnya jumlah ASN menjadi salah satu tantangan pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran setiap tahun.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Kukar mulai menjalankan program percepatan atau crash program sejak tahun ini. Pelaksanaannya dilakukan dengan memanfaatkan berbagai platform digital, seperti webinar, pertemuan melalui Zoom, hingga pelatihan daring lainnya.

“Sejak tahun ini kita adakan crash program. Kita percepat dengan cara mengadakan webinar, Zoom meeting, dan pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas berbasis IT,” kata Sunggono, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses pegawai terhadap kegiatan pengembangan kompetensi. Dengan demikian, peningkatan kapasitas ASN tidak hanya bergantung pada pola pendidikan dan pelatihan konvensional yang membutuhkan waktu serta sumber daya lebih besar.

Sunggono menjelaskan, pemenuhan kebutuhan pelatihan juga menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam pemetaan talenta ASN, termasuk pada kategori Box Lima.

Ia mengakui, pada tahun sebelumnya pemenuhan kebutuhan pengembangan kompetensi pegawai belum sepenuhnya tercapai. Namun, melalui program percepatan yang dijalankan sejak tahun ini, capaian tersebut mulai menunjukkan peningkatan.

“Alhamdulillah, insyaallah sudah banyak meningkat. Yang masih kurang tinggal sedikit,” ujarnya.

Pemkab Kukar berharap berbagai skema pelatihan berbasis digital tersebut dapat mempercepat pemerataan peningkatan kompetensi ASN. Selain memenuhi ketentuan pengembangan kompetensi tahunan, upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan profesionalisme aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Am/Advdiskominfokukar)

Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Adakata.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *