Adakata.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke salah satu vihara untuk mengecek perkembangan proses perizinan pembangunan yang sedang berjalan.
Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan telah sesuai ketentuan serta mendeteksi lebih awal jika ada kendala yang perlu segera ditangani.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan bahwa monitoring lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan percepatan dan ketepatan proses perizinan bangunan rumah ibadah. Dengan begitu, potensi hambatan administrasi di kemudian hari dapat dihindari.
“Kami ingin memastikan perizinannya sudah sampai tahap mana dan apakah ada kendala yang dialami pihak vihara. Kalau ada hambatan, kami siap bantu mencarikan solusi,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa koordinasi langsung di lapangan sangat dibutuhkan untuk mengecek kelengkapan dokumen teknis. Mulai dari persyaratan bangunan, kesesuaian tata ruang, hingga rekomendasi pendukung lainnya—semuanya harus dipenuhi sesuai aturan antes.
Tim DPMPTSP juga akan memberikan pendampingan apabila terdapat proses yang perlu diperbaiki ataupun dilengkapi.
Lebih jauh, kunjungan ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif dan adil, termasuk bagi seluruh rumah ibadah dari berbagai agama. Langkah proaktif tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian perizinan tanpa mengabaikan aspek keselamatan bangunan, fungsi, dan ketentuan tata ruang.
“Kami ingin memastikan prosesnya berjalan lancar dan legalitasnya terpenuhi, supaya kegiatan keagamaan bisa berlangsung dengan aman dan nyaman,” tambah Aspiannur.
Sebelumnya, pembangunan vihara tersebut sempat menghadapi kendala terkait aturan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri yang mengharuskan minimal 90 KK umat serta 60 tanda tangan warga sekitar. Meski demikian, persetujuan Wali Kota dapat menjadi pengecualian terhadap syarat tersebut.
Sebagai informasi, Vihara Nanasamvara yang berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, dibangun di atas lahan seluas 3 hektare dan telah melakukan peletakan batu pertama pada Rabu, 23 Februari 2022. (adv/dpmptspbontang)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Adakata.id






