UMKM Bukan Usaha Kecil; DPMPTSP Bontang Tegaskan Mereka Tulang Punggung Investasi Daerah

DPMPTSP Bontang menegaskan bahwa investasi bukan hanya milik perusahaan besar. Setiap izin UMKM yang terbit melalui OSS setiap hari adalah bukti bahwa roda investasi kota justru digerakkan dari level paling dasar.

DPMPTSP Bontang1991 Views

Adakata.id – Aktivitas investasi di Kota Bontang berlangsung setiap hari. Bukan hanya melalui masuknya perusahaan besar, tetapi juga lewat penerbitan izin usaha baru yang diproses melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Meski demikian, masih banyak masyarakat yang keliru menganggap bahwa investasi selalu identik dengan proyek-proyek berskala besar.

Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Bontang, Karel, menegaskan bahwa investasi justru bergerak dari level paling dasar, yakni pelaku UMKM. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, yang menyebut seluruh aktivitas usaha—baik oleh penanam modal dalam negeri maupun asing—termasuk kategori investasi.

“UMKM itu juga merupakan bagian dari investasi, jadi bukan hanya yang nilainya besar,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Kedekatan mereka dengan kebutuhan warga serta kemampuan beradaptasi membuat sektor ini menjadi pondasi ekonomi yang stabil.

“UMKM justru punya peran vital menjaga ketahanan ekonomi karena lebih adaptif dan dekat dengan kebutuhan warga,” tambahnya.

Setiap hari, DPMPTSP menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan berbagai izin usaha lainnya untuk pelaku UMKM. Aktivitas administratif ini memang tidak tampak seperti pembangunan gedung atau pabrik, namun menjadi indikator kuat bahwa roda ekonomi Bontang terus berputar.

Selain penerbitan izin, pemerintah juga memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, mulai dari proses pendaftaran hingga pemahaman penggunaan OSS. Legalitas usaha penting untuk membuka akses UMKM terhadap program pembinaan, bantuan pemerintah, hingga peluang kemitraan dengan perusahaan.

“Kami berharap masyarakat tidak salah kaprah. Investasi itu bukan hanya pabrik besar. Ketika UMKM berkembang, ekonomi daerah ikut bergerak,” jelasnya. (adv/dpmptspbontang)

Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Adakata.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *