Adakata.id, Tenggarong – Semangat persatuan dan keberagaman mewarnai pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kutai Kartanegara (Kukar) 2026 di Gedung PBSI Kukar, Kompleks Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Sabtu (10/10/2026).
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, yang hadir dalam pembukaan tersebut, mengapresiasi kerja keras panitia dalam menyelenggarakan kegiatan di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan. Ia menilai Porseni tidak hanya menjadi ajang olahraga dan seni, tetapi juga ruang untuk membangun karakter generasi muda serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bisa terlaksana karena tetesan keringat dan semangat yang tidak kenal lelah dari kawan-kawan panitia. Dalam visi besar pembangunan Kukar 2025–2030, pembentukan karakter generasi muda menjadi fondasi utama, dan GAMKI telah membuktikan peran aktifnya dalam mewarnai Kukar,” kata Aulia.
Menurut Aulia, nilai penting dari Porseni GAMKI terletak pada semangat inklusivitas yang ditunjukkan melalui keterlibatan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Meski diselenggarakan organisasi kepemudaan Kristen, kegiatan tersebut dinilai mampu membuka ruang kebersamaan tanpa membatasi partisipasi berdasarkan suku, agama, maupun latar belakang sosial.
Aulia berharap semangat toleransi dan persatuan yang tumbuh melalui kegiatan tersebut dapat terus dirawat. Ia juga mendorong GAMKI Kukar mengembangkan Porseni menjadi agenda yang lebih besar dan meriah pada tahun mendatang.
Pemerintah Kabupaten Kukar, lanjutnya, siap mendukung pengembangan kegiatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Manfaat yang dihadirkan GAMKI tidak terbatas untuk warga Kristen saja, tetapi merangkul seluruh warga masyarakat. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita rawat. Insya Allah tahun depan Pemkab Kukar siap mendukung Porseni yang jauh lebih besar lagi,” tutupnya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjaga kerukunan dan keberagaman di Kutai Kartanegara. (Am/Advdiskominfokukar)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Adakata.id






