DPMPTSP Bontang Soroti Kualitas Fasilitas MPP, Harap Prioritaskan Pembenahan Layanan Publik

Pemerintah telah mengkaji sejumlah gedung alternatif untuk relokasi MPP Bontang. Salah satu opsi kuat yakni gedung milik Dispopar.

Adakata.id, Bontang – Dorongan relokasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Bontang mencuat seiring evaluasi DPMPTSP terhadap keterbatasan fasilitas di lokasi saat ini. Bukan sekadar wacana pemindahan, desakan ini muncul karena kebutuhan mendesak untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik yang dinilai belum optimal.

Kepala DPMPTSP Bontang Muhammad Aspiannur menegaskan bahwa perbaikan layanan harus dimulai dari pembenahan fasilitas dasar. Ia menyoroti MPP yang berlokasi di Pasar Taman Rawa Indah masih menghadapi beragam kendala yang memengaruhi kenyamanan masyarakat.

“Masalah eskalator yang sering tidak berfungsi dan suasana pasar yang kurang kondusif membuat masyarakat enggan datang. Ini keluhan yang terus muncul,” ungkapnya.

Menurutnya, MPP idealnya berada dalam satu gedung yang terintegrasi dengan kantor pelayanan, sebagaimana diterapkan di sejumlah daerah. Model tersebut memungkinkan alur pelayanan lebih tertata, akses lebih mudah, serta suasana yang lebih nyaman bagi pengunjung.

“Di daerah lain seperti Samarinda, layanan publik dipusatkan dalam satu gedung. Dampaknya terasa signifikan pada kenyamanan dan efisiensi,” jelasnya.

Aspiannur menilai, selama fasilitas di MPP tidak mendukung, maka komitmen Kota Bontang untuk menghadirkan pelayanan cepat dan ramah masyarakat akan selalu terhambat.

Pemerintah telah mengkaji sejumlah gedung alternatif untuk relokasi. Salah satu opsi kuat adalah gedung milik Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan. Di mana rencananya akan ditinggalkan setelah dinas tersebut pindah kantor.

“Gedung Dispopar ini sedang dalam pertimbangan. Kami sudah mengajukan usulan karena lokasinya strategis dan kondisinya lebih representatif,” katanya.

Aspiannur menegaskan bahwa urgensi relokasi ini harus dilihat sebagai bagian dari upaya besar pembenahan sistem pelayanan publik. Lokasi baru yang lebih layak diharapkan bukan hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga meningkatkan citra pemerintah dalam memberikan pelayanan prima.

“Yang kami dorong adalah pengalaman pelayanan yang lebih manusiawi. Tempat yang nyaman dan fasilitas memadai sangat menentukan keberhasilan pelayanan,” tegasnya. (adv/dpmptspbontang)

Penulis/Editor: Redaksi Adakata.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *