Adakata.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan layanan pendampingan bagi kafilah kabupaten dan kota yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026.
Menjelang pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung pada 3–11 Desember 2026, Pemkab Kukar menyatakan persiapan sebagai tuan rumah telah mencapai sekitar 80 persen. Salah satu yang disiapkan adalah tim liaison officer (LO) untuk membantu kebutuhan setiap kontingen selama berada di Tenggarong.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dafip Haryanto, mengatakan komunikasi dengan penanggung jawab kafilah dari kabupaten dan kota se-Kaltim akan mulai diintensifkan pada 15 Oktober 2026.
“Terhitung mulai 15 Oktober, komunikasi dengan para penanggung jawab kafilah sudah kami buka secara aktif melalui tim LO. Setiap kontingen dari kabupaten/kota se-Kaltim dapat berkoordinasi langsung terkait lokasi pemondokan, kepastian menu konsumsi, hingga ketersediaan moda transportasi selama berada di Tenggarong,” ujar Dafip Haryanto di Tenggarong, Kamis (8/10/2026).
Menurut Dafip, pelayanan melalui LO diperlukan untuk memastikan kebutuhan teknis masing-masing kontingen dapat dikoordinasikan sejak sebelum kedatangan hingga selama pelaksanaan MTQ.
Rangkaian MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Kaltim 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 11 Desember. Malam pembukaan dijadwalkan pada Sabtu, 5 Desember 2026.
Sementara itu, panitia juga melakukan penyesuaian lokasi sejumlah cabang lomba. Salah satunya cabang Qira’at dan Mujawwad Murottal Al-Qur’an yang direncanakan berlangsung di Pendopo Bupati Kukar. Penyesuaian dilakukan karena Gedung Serbaguna masih dalam proses perbaikan.
Selain kesiapan lokasi dan pelayanan kontingen, panitia daerah juga mempersiapkan identitas visual MTQ melalui maskot yang dirancang dengan memasukkan unsur kearifan lokal Kukar.
Maskot tersebut merupakan karya internal panitia daerah dan masih menunggu pengesahan bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim sebelum diperkenalkan secara resmi pada November 2026.
Pemkab Kukar memastikan persiapan teknis dan pelayanan terus dikoordinasikan menjelang kedatangan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. (Am/Advdiskominfokukar)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Adakata.id






