Adakata.id, Tenggarong – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan 57 petugas pendamping atau liaison officer (LO) untuk melayani kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Sebanyak 24 di antaranya merupakan personel Duta Wisata Kukar yang akan membantu memastikan kenyamanan kontingen sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata daerah.
Para petugas akan mendampingi kafilah dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim, mulai dari urusan akomodasi, transportasi harian, hingga informasi mengenai destinasi wisata, kuliner khas, dan pusat oleh-oleh di Kukar.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad Yamani, mengatakan keterlibatan Duta Wisata menjadi nilai tambah dalam memberikan pelayanan yang ramah dan berkesan kepada para tamu.
“Kami mengombinasikan ASN dengan anak-anak Duta Wisata yang sudah memiliki pengalaman sebagai LO. Sebanyak 24 Duta Wisata kami tempatkan secara berpasangan, satu Taruna dan satu Dara, di tiap kontingen kabupaten dan kota, Dewan Hakim, serta Panitia Provinsi,” ujar Ivan di Tenggarong, Kamis (8/10/2026).
Menurut Ivan, pembagian tugas antara Taruna dan Dara dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pendampingan peserta. Taruna difokuskan melayani peserta dan ofisial laki-laki, sedangkan Dara mendampingi peserta perempuan. Pola tersebut diharapkan membuat komunikasi dan pelayanan selama kegiatan berlangsung lebih nyaman.
Untuk memantapkan kesiapan tim, Dispar Kukar menjadwalkan rapat pembekalan khusus bagi para petugas LO di Ruang Rapat Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar pada Senin (12/10/2026).
Koordinasi juga akan dilakukan melalui grup WhatsApp untuk memastikan komunikasi antarpersonel berjalan lancar, termasuk pengaturan jadwal penjemputan dan pengantaran peserta dari penginapan menuju lokasi perlombaan.
Mulai 15 Oktober 2026, petugas LO dijadwalkan menjalin komunikasi awal (initial contact) dengan masing-masing ofisial kafilah se-Kaltim. Langkah ini dilakukan untuk memetakan kebutuhan kamar hotel, ketersediaan akomodasi, serta perkiraan jarak penginapan ke lokasi perlombaan.
Selain membantu kebutuhan teknis peserta, para petugas LO juga dibekali informasi mengenai destinasi wisata unggulan, kuliner khas, dan sentra kerajinan maupun oleh-oleh di Kutai Kartanegara.
Melalui pendampingan tersebut, Dispar Kukar berharap penyelenggaraan MTQ XXXVII Tingkat Provinsi Kaltim 2026 tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya daerah kepada para tamu yang datang dari berbagai wilayah di Kalimantan Timur. (Am/Advdiskominfokukar)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Adakata.id












