Gen Z Kukar Bisa Konsultasi Soal Nikah hingga KB Gratis di CFD, Ada Pojok Kencana

DP2KB Kutai Kartanegara menghadirkan Pojok Kencana di arena Car Free Day (CFD) Tenggarong sebagai ruang konsultasi gratis bagi Gen Z, calon pengantin, dan pasangan muda.

Adakata.id, Tenggarong – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperluas edukasi perencanaan keluarga kepada generasi muda. Salah satunya melalui program Pojok Kencana, layanan konsultasi tatap muka gratis yang digelar rutin setiap bulan di kawasan Car Free Day (CFD) Tenggarong.

Program tersebut menjadi ruang bagi anak muda, calon pengantin, hingga pasangan yang baru menikah untuk mendapatkan informasi mengenai kesiapan berkeluarga. Edukasi mencakup kesiapan menikah, perencanaan kehamilan, jarak kelahiran, hingga pilihan metode kontrasepsi.

Kepala DP2KB Kukar Maman Setiawan mengatakan, pendekatan kepada generasi muda perlu dilakukan sejak sebelum pernikahan. Menurutnya, kesiapan pasangan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.

“Lewat Pojok Kencana di arena CFD, teman-teman muda, Gen Z, maupun pasangan yang baru menikah bisa berkonsultasi secara santai mengenai kesiapan menikah, jarak kelahiran, hingga pilihan metode KB,” ujar Maman di Tenggarong, Jumat (2/10/2026).

Menurut Maman, edukasi pra-nikah juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting dari hulu. Dengan membekali calon pasangan mengenai kesiapan fisik, kondisi ekonomi keluarga, serta pengetahuan tentang gizi dan kesehatan sebelum kehamilan, keluarga diharapkan lebih siap memenuhi kebutuhan ibu dan anak.

Selain edukasi langsung, DP2KB Kukar memanfaatkan data Sistem Informasi Keluarga (SIGA) untuk memetakan keluarga yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih lanjut, termasuk keluarga berisiko stunting di wilayah pelosok dan hulu Kukar.

Pendekatan berbasis data tersebut diharapkan membuat pendampingan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, terutama bagi keluarga yang membutuhkan intervensi dan informasi kesehatan keluarga.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi pernikahan usia anak yang berisiko tinggi. Semuanya harus direncanakan secara matang demi mewujudkan keluarga Kukar yang sejahtera dan berkualitas,” tegasnya.

Melalui Pojok Kencana, DP2KB Kukar berharap edukasi mengenai perencanaan keluarga dapat semakin dekat dengan generasi muda. Kehadiran layanan di ruang publik juga diharapkan membuat konsultasi mengenai pernikahan, kehamilan, dan KB lebih mudah diakses tanpa kesan formal dan kaku. (Am/Advdiskominfokukar)

Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Adakata.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *