Adakata.id, Tenggarong — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan program bantuan bagi nelayan dan pembudidaya ikan tetap menjadi prioritas di tengah penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Penyesuaian anggaran dilakukan sebagai bagian dari efisiensi fiskal. DKP Kukar menyatakan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap dipertahankan, sementara sejumlah kegiatan internal yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat dikurangi atau dihapus.
Kepala DKP Kukar, Muslik, mengatakan kebijakan tersebut mengikuti arahan Bupati Kukar agar perangkat daerah memprioritaskan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Atas arahan Pak Bupati, kita lebih memprioritaskan kegiatan yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Kegiatan yang tidak bersentuhan langsung kita kurangi atau bahkan dihilangkan. Dukungan untuk nelayan dan petani ikan tetap diprioritaskan,” tegas Muslik, Minggu (27/9/2026).
Muslik mengatakan penyesuaian anggaran tidak menghentikan sejumlah program bantuan untuk pelaku usaha perikanan. Penyaluran bantuan masih dilakukan melalui tim DKP dan penyuluh di lapangan.
Bantuan yang tengah disalurkan mencakup bibit ikan, pakan, perahu perikanan, hingga mesin kapal atau ketinting.
“Bantuan bibit, pakan, perahu, dan mesin ketinting saat ini sedang berjalan penyalurannya di lapangan oleh tim dan penyuluh. Kami berharap hingga akhir tahun tidak ada lagi pemotongan anggaran untuk program masyarakat ini,” pungkasnya.
DKP Kukar menyatakan program bantuan tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas nelayan dan pembudidaya ikan di sejumlah wilayah Kukar.
Di tengah tekanan fiskal, DKP tetap melakukan penyesuaian pada kegiatan internal agar anggaran yang tersedia dapat difokuskan pada program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. (Am/Advdiskominfokukar)
Penulis: Pewarta
Editor: Redaksi Adakata.id











